BERITA

Abdimas di Madrasah Aliyah Al-I’anah Playen Gunung Kidul


2020-01-13

Bismillahirrohmaanirrohiim. Pembaca Tribun yang berbahagia, semoga hari ini Jum’at 20.12.19 lebih baik dari kemarin. Beberapa hari yang lalu, kami telah mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat (Abdimas) di Madrasah Aliyah (MA) Al-I’anah Playen Gunung Kidul. Hal itu sesuai dengan dengan tugas tri dharma seorang dosen, pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Bahkan ditambah dengan tugas penunjang diluar ketiga tugas tersebut.

Madrasah Aliyah Al-I’anah Playen Gunung Kidul Yogyakarta berbasis pondok pesantren berada di bawah naungan Yayasan Al-I’anah telah terakredirasi B. Lokasi sekolah tersebut berada di Dusun Sumberjo Desa Ngawu Kecamatan Playen Kabupaten Gunung Kidul, telpon Yayasan 0811283044. Akte Pendirian Yayasan Nomor 006/II/1995 tanggal 8 Januari 1995. Sekolah didirikan diatas tanah milik yayasan seluas 1.280 meter persegi dengan luas bangunan 870 meter persegi. Fasilitas yang dimiliki diantaranya ruang kelas 5 unit, perpustakaan, laboratorium IPA, laboratorium Biologi, laboratorium Fisika, laboratorium Kimia, laboratorium Bahasa, dan laboratorium komputer, ruang pimpinan 1 unit, ruang tata usaha, ruang konseling, ruang ibadah, UKS, ruang sirkulasi, tempat olahraga, ruang OSIS. Sedangkan tenaga pendidik dan kependidikan di MA Al-I’anah meliputi guru tetap yayasan berjumlah 17 orang, guru tidak tetap berjumlah 6 orang. Tenaga kependidikan terdiri dari kepala TU dan karyawan masing-masing berjumlah 1 dan 2 orang.

Jurusan yang dimiliki meliputi jurusan IIS (Ilmu-ilmu Sosial) dan IIK (Ilmu-ilmu Keagamaan). Untuk merespon perubahan lingkungan yang sangat cepat dan sekarang adalah era revolusi industri 4.0, mau tidak mau menuntut sekolah untuk melakukan perubahan-perubahan yang berarti. Diantaranya dengan membuka jurusan baru yaitu Teknologi Informasi yang berbasis pada pemrograman dasar, marketing online (e-commerce), bisnis online (e-business) serta pembuatan aplikasi android. Agar rencana tersebut berjalan dengan lancar, pihak sekolah telah menyiapkan 16 unit komputer windows dan 10 unit telah diinstal aplikasi corel draw. Permasalahan yang timbul adalah para guru belum menguasai ilmu tentang teknologi informasi. Sehingga melalui program pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalah mitra dengan melatih para guru ilmu-ilmu teknologi informasi melalui Pelatihan untuk Pelatih (Training for Trainer).

Luaran dari kegiatan ini adalah 1) Pemahaman dan kemampuan bagaimana mengoperasionalisasikan tool bisnis online (e-business), 2) Pemahaman dan kemampuan bagaimana mengoperasionalisasikan tool marketing online (e-commerce), 3) Pemahaman dan kemampuan bagaimana mengoperasionalisasikan tool pemrograman android, 4) Publikasi jurnal pengabdian masyarakat, 5) Publikasi koran lokal dan media sosial. Agar luaran tercapai, maka metode pelaksanaan yang dipakai pada pengabdian masyarakat ini adalah training for trainer dengan pelatihan.

Pelatihan untuk pelatih telah dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 14 Desember 2019 di Balai Latihan Kerja MA Al-I’anah Playen Gunung Kidul, diikuti 15 guru yang mengampu berbagai mata pelajaran.  Peserta pelatihan belajar mengoperasional market place, internet marketing dan belajar membuat market place menggunakan pemrograman android. Materi disampaikan oleh tim pengabdian masyarakat terdiri dari 2 dosen dan dibantu 3 mahasiswa. Walaupun pelaksanaan pelatihan melewati jam kantor, tapi para peserta pelatihan sangat antusias mengikutinya. Melalui tulisan ini, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bu Nyai Durroh Yatimah yang telah memberikan kesempatan pengabdian di sekolah tersebut dan para guru yang telah semangat luar biar mengikutinya. Semoga kerjasamana ini dapat diteruskan dan ditingkatkan dan memberikan manfaat serta keberkahan bagi kita semua, amin YRA. (artikel ini telah tayang di tribun jogja : Jum’at 20.12.19).

 

Kaprodi Kewirausahaan,

 

Suyatmi, SE., MM.