BERITA

SEMBILAN DIGIT, SIAPA MAU?


2020-01-13

Bismillahirrohmaanirrohiim. Pembaca Tribun yang berbahagia, semoga hari ini Jum’at 10.01.2020 lebih baik dari kemarin. Indonesia dinobatkan sebagai negara dengan penduduk terbanyak nomor empat di dunia setelah Tiongkok, India dan Amerika Serikat.  Dengan populasi penduduk sebanyak 269 juta jiwa atau 3,49% dari total populasi dunia. Data tersebut mengacu pada worldometer, yang dimuat di https://databoks.katadata.co.id.

Tahun 2030 Indonesia juga diprediksi akan mengalami masa bonus demografi. Dimana jumlah penduduk usia produktif lebih besar (sekitar 64%) dibanding penduduk usia tidak produktif. Usia produktif antara 15-64 tahun,  sedangkan usia tidak produktif di bawah 15 tahun dan di atas usia 64 tahun. Apabila sejak sekarang, para generasi muda khususnya mahasiswa kita tingkatkan kualitasnya, salah satunya dengan memberikan pendidikan entrepreneurship, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta Ekonomi Kreatif. Insya Allah pada tahun 2030 Indonesia dapat menjadi  negara terbesar dunia dengan kekuatan ekonomi digital yang dahsyat.

Alhamdulillah ilmu-ilmu  tersebut (entrepreneurship, TIK dan Ekonomi Kreatif) diajarkan di Universitas Amikom Yogyakarta dan menjadi mata kuliah penciri Universitas Amikom Yogyakarta. Mata kuliah Ekonomi Kreatif, diajarkan kepada mahasiswa baru di semester ganjil 2019/2020 khususnya Jurusan D3-Teknik Komputer. Agar peserta didik termotivasi tuk merealisasikan ilmu-ilmu ekonomi kreatif, kami sengaja menghadirkan mahasiswa Amikom yang telah sukses menggeluti bisnis di bidang ekonomi kreatif. Dia bernama mas Sani, mahasiswa Amikom jurusan Sistem Informasi semester tujuh yang saat ini sedang menyusun skripsi, berasal dari Kalimantan Barat dan dari keluarga petani. Penghasilan dia dari kerja nyata di dunia maya bidang ekonomi kreatif, mencapai 9 (sembilan) digit per bulan. Waw… 9 digit? Berapa banyak itu? Kira-kita lebih dari 100 juta per bulan. Keren !!! … melebihi gaji dosen, hehehe.

Mas Sani berbagi pengalamannya menggeluti kerja nyata di bidang ekonomi kreatif dengan memanfaatkan peluang dunia maya. Blog, SEO, Facebook Ads to Adsense dan Pinterest to Adsense itulah materi yang dia bagikan kepada adik-adik kelasnya. Menurut dia, hal pertama sebelum menekuni blog adalah 1) melihat blog dari sudut pandang orang lain. 2) blog tidak masuk di mesin pencari google. 3) menentukan topik yang akan dibahas. 3) gambar dalam blog.

Materi terkait dengan sukses SEO, diantaranya Keyword, Artikel Sesuai Pencarian, Focus Keyword, Artikel Layak, Internal Link dan Eksternal Link, Element Penting Blog (Judul,Url dan Heading), Optimasikan Gambar (Alt Image), Update Konten Dengan Konsisten, Panjang Artikel, Perhatikan Bagian Pembuka, Manfaatkan Heading dan Subheading, Promosikan Jika Perlu. Langkah-langkah memanfaatkan Facebook Ads to Adsense untuk mendapatkan uang meliputi Bikin Fanspage, Buat Akun Bank Jenius (BTPN), Daftarkan FB ADS https://www.facebook.com/business/, Cari Follower Bisa Iklan(berbayar) atau Share(gratis), Share Artikel Di Fanspage.

Pinterest to Adsense merupakan marketplace dari Amerika yang biasa digunakan untuk mencari reference, bahkan bisa juga mencari ide bisnis. Pinterest memudahkan pengunjungnya dalam berselancar mencari informasi dengan menyediakan image atau gambar produk dan kategori yang simple. Monetisasi (mendapatkan pendapatan dari blog atau aplikasi melalui internet) di Pinterest dengan cara pengunjung mengupload image di Pinterest setelah melakukan pendaftaran Pinterest to Adsense. Nah kalau Saudara tertarik dengan penghasilan 9 (sembilan) digit ketika status mahasiswa, yuk daftar di Universitas Amikom Yogyakarta. Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Amikom Yogyakarta tahun akademik 2020/2021 telah dibuka. Informasi lebih lanjut dapat diakses di www.pmb.amikom.ac.id. Demikian semoga bermanfaat, aamiin yra. (artikel ini telah tayang di tribun jogja : Jumat, 10.01.2020)

 

Kaprodi Kewirausahaan,

 

Suyatmi, SE., MM.