BERITA

KEPEMIMPINAN DAN KEKAYAAN INTELEKTUAL


2020-07-03

 

Bismillaahirrohmaanirrohiim. Pembaca Tribun yang berbahagia, semoga hari ini Jum’at 13.03.2020 lebih baik dari kemarin. “Jika tindakan Anda menginspirasi orang lain untuk lebih banyak bermimpi, belajar, berbuat dan menjadi lebih baik, Anda seorang pemimpin”  kata John Quincy Adams. Pemimpin adalah salah satu faktor yang sangat penting dalam sebuah organisasi bisnis. Demikian juga dalam kehidupan pribadi, agar dapat menjadi seorang yang sukses fiddunya wal-akhiroh. Oleh karena itu, mulai dari sekarang, bentuklah diri kita sendiri menjadi seorang pemimpin. Untuk menjadi pemimpin yang berpengaruh, kita membutuhkan kerja keras dan proses. Senge pernah berkata, “Umumnya, para pemimpin hebat yang saya kenal tidak luar biasa tampan atau tinggi. Mereka juga bukan selalu pembicara hebat di depan publik, mereka juga tidak selalu menonjol diantara orang banyak. Satu hal yang membedakan mereka adalah komitmen serta keterbukaan untuk terus belajar”.

Komitmen pemimpim dan keterbukaan untuk terus belajar, merupakan salah satu syarat dalam  melakukan transformasi. Siapa yang tidak bisa berubah fikirannya atau pandangannya, maka tidak mungkin untuk melakukan perubahan untuk orang lain atau lingkungannya, itulah prinsip transformasi. Komitmen dalam memajukan dan melindungi bisnisnya dari hal-hal yang tidak diinginkan. Bentuk perlindungan bisnis, dengan mendaftarkan merek, paten, desain industri (kekayaan intelektual) nya kepada Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Kekayaan intelektual merupakan implementasi dari hak ekonomi. Sebaliknya kekayaan intelektual tanpa nilai ekonomi hanya sebagai hak sosial. Nilai ekonomi kekayaan intelektual, pertama mendapatkan nilai ekonomi dari kekayaan tak benda (intangible) yang dimiliki. Kedua, pengembangan riset memiliki nilai patentabilitas untuk dikomersialisasi. Ketiga inovasi tanpa komersialisasi, invensi bukanlah suatu inovasi.

Kekayaan Intelektual (Intellectual Property) meliputi paten, merek, desain industri, desain tata letak sirkuit, rahasia dagang, Perlindungan Varietas Tanaman (PVT), hak cipta dan hak terkait, kekayaan intelektual komunal (indikasi geografis, pengetahuan tradisional, ekspresi budaya tradisional dan sumber daya generik). Paten merupakan perlindungan utama bagi hasil riset. Apa saja yang dapat dipatenkan? Pertama produk (meliputi alat, senyawa, komposisi dan sistem), kedua proses, dan ketiga penggunaan. Syarat patentabilitas diantaranya harus mengandung unsur kebaruan, mempunyai langkah inventif dan dapat diterapkan dalam industri.

Merek adalah tanda yang dapat ditampilkan secara grafis berupa gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, susunan warna, dalam bentuk dua dimensi dana atau tiga dimensi, suara, hologram, atau kombinasi dari dua atau lebih unsur tersebut untuk membedakan barang dan atau jasa yang diproduksi oleh orang atau badan hukum dalam kegiatan perdagangan barang dan/atau jasa (UU No 20 tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis). Secara garis besar, merek merupakan penanda identitas dari sebuah produk (barang/jasa) yang ada dalam bisnis. Dengan merek konsumen akan lebih mudah mengingat suatu produk dan mengetahui produk yang diinginkan secara spesifik. Misalnya merek Aqua, identik dengan produk air minum dalam kemasan. Merek Samsung, identik dengan produk-produk elektronik. Merek Amikom, identik dengan kampus kreatif yang mencetak wirausaha-wirausaha baru. Merek merupakan salah satu aset hak kekayaan intelektual perusahaan yang harus dilindungi.

Perhatikan apa yang kamu pikirkan, karena akan menjadi sebuah tindakan. Perhatikan tindakanmu, karena akan berubah menjadi kebiasaan. Perhatikan kebiasaanmu, karena itu akan membentuk karaktermu. Perhatikan karaktermu, karena itu akan menentukan nasibmu. (Margareth Thatcher). Demikian semoga bermanfaat, aamiin yaa robbal ‘aalamiin. (artikel ini telah tayang di tribun, 13.03.2020).

 

Kaprodi Kewirausahaan

Suyatmi, S.E., M.M.