BERITA

ENTREPRENEUR LANGIT


2020-08-31

 

Bismillaahirrohmaanirrohiim. Pembaca Tribun yang berbahagia, semoga hari ini Jum’at 01.05.2020 lebih baik dari kemarin. Pada tahun 1755 Richard Cantillon dan Adam Smith mengungkapkan ilmu cara melakukan inovasi terhadap sistem ekonomi yang akan membuat suatu organisasi menjadi lebih baik. Ilmu ini menerangkan cara menjadi entrepreneur dengan ide-idenya untuk membangun sistem bisnis dan melakukan ekspansi. Secara garis besar, entrepreneurship adalah bagaimana seseorang menangkap peluang dengan kemampuan whole brain (sinkronisasi otak kanan dan otak kiri) untuk berinovasi dan melakukan revolusi. Otak kiri lebih banyak digunakan untuk proses berfikir secara logika dan dalam berbahasa. Sementara otak kanan lebih berperan untuk proses intuitif atau intuisi (berdasarkan gerak hati) dan visual.

Istilah entrepreneurship sudah tidak asing lagi di telinga kita. Bahkan saat ini sudah ada kampus yang memiliki jurusan Entrepreneurship atau Kewirausahaan, yakni Universitas Amikom Yogyakarta. Jurusan Kewirausahaan Amikom Yogyakarta dibuka sejak tahun 2017, alhamdulillah saat ini telah memiliki lebih dari 200 mahasiswa. Output lulusan jurusan kewirausahaan Amikom diharapkan menjadi Pengusaha yang memberdayakan Teknologi Informasi dan Komunikasi serta menebar kebajikan. Atau istilah lainnya menjadi Entrepreneur Langit. 

Mas Syarif, pemilik bisnis www.aneiratravel.com (bisnis tour and travel), mbak Tri Lestari pemilik bisnis www.dewimedialestari.com (bisnis souvenir seminar) serta mbak Uya pemilik bisnis www.ycajogja.org (bisnis pelatihan public speaking) merupakan entrepreneur langit jurusan kewirausahan Amikom saat ini sedang menjalani ujian yang luar biasa, seperti halnya pengusaha-pengusaha lain di Indonesia. Menurut berita yang dirilis oleh liputan 6.com ada 43.000 industri kecil terkena dampak wabah virus corona. Mereka dituntut untuk tetap bertahan di dalam kondisi seperti ini. Bagaimana caranya?

Ada 6 hal yang dapat menjadi referensi tuk dapat bertahan di dalam situasi seperti sekarang ini. 6 hal tersebut kami ambil dari buku berjudul “Entrepreneurship Hukum Langit : Sedekah Bukan Keajaiban” karangan Abu Mario. 1) Mengenal secepatnya siapa diri sendiri, who am I dan apa tujuan kita hidup. 2) Melakukan tahapan untuk menjadi manusia langit dengan 6M (Mendengar, Membaca, Mempelajari, Memahami, Mengamalkan dan Mensyiarkan). 3) Mengenal fungsi peralatan dasar manusia (software dan hardware manusia). 4) Peka terhadap peluang dengan selalu mengubah paradigma tidak ada masalah dalam hidup, yang ada ialah tantangan, dengan selalu meninggikan kesanggupan, memaksimalkan kemampuan, berbuat sesuai keadaan, dan menggapai kemudahan. Semua dilakukan dengan sabar dan dengan tujuan bersyukur. 5) Segera membuat strategi dan tidak menunggu lama untuk melakukan total action. Just do it. 6) Inti dari segala inti adalah two magic orders : “Sedekah dan berbakti kepada Ibu Bapak”.

Yuk… kita intip apa saja yang telah dilakukan oleh entrepreneur langit jurusan kewirausahaan Amikom. https://dewimedialestari.com semula  melayani kebutuhan instansi, komunitas maupun individu yang mengadakan event seminar, kini dia melayani kebutuhan masyarakat dengan memproduksi dan atau menjual APD (Alat Perlindungan Diri seperti masker, termo gun, dll). Serta membantu warga masyarakat dengan memberikan bantuan paket sembako dan memberikan bantuan APD kepada para tenaga medis di Yogyakarta. Begitu juga mas Syarif, owner dari www.aneiratravel.com, kini banting stir dengan menjadi reseller kurma. Tak ketinggalan kampus Amikom telah mengeluarkan tindakan-tindakan dengan memberikan subsidi kuota internet, potongan SPP serta memberikan bantuan sembako khususnya bagi mahasiswa rantau yang tidak mudik. Demikian semoga bermanfaat, aamiin yra. (Artikel ini telah tayang di Tribun, 01.05.2020).

 

Kaprodi Kewirausahaan

 

Suyatmi, S.E., M.M.