BERITA

MANAJEMEN RANTAI PASOK (MRP)


2020-10-19

 

Bismillaahirrohmaanirrohiim. Pembaca Tribun yang berbahagia, semoga hari ini Jum’at 02.10.2020 lebih baik dari kemarin. Manajemen Rantai Pasok (MRP) atau Supplay Chain Management (SCM) berawal dari kegiatan logistik militer yang sangat menentukan kemenangan perang. Teknik logistik kemudian dipakai pada  kegiatan pengiriman barang dan terjadi kerjasama antara perusahaan pengiriman barang dengan gudang. Seiring dengan perkembangan jaman, perusahaan mulai mencari cara untuk menurunkan biaya produksi. Salah satu cara yang dilakukan perusahaan multinasional dengan memindahkan pabrik ke negara lain yang mempunyai biaya produksi lebih murah. Pada saat muncul teknologi informasi, ilmu logistik berkembang lebih pesat dan lebih efisien melalui komunikasi dan kolaborasi sehingga dapat menekan biaya produksi, meningkatkan kualitas, dan mengurangi kesalahan manusia. Ilmu logistik berkembang menjadi satu mata rantai pasok dengan pendekatan melalui sistem terintegrasi, meliputi komponen pemasok, proses pengadaan, proses produksi, penyimpanan, transportasi  dan distribusi serta retailer yang dioptimalkan secara kemitraan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Manajemen Rantai Pasok muncul dilatarbelakangi beberapa hal, 1) kegiatan manajemen logistik dianggap bersifat tradisional dan ketinggalan jaman, dimana pada era modern sudah tidak relevan, karena tidak menciptakan keunggulan kompetitif. 2) Perkembangan lingkungan bisnis yang dinamis dan kemajuan teknologi yang makin cepat menimbulkan persaingan yang semakin ketat. 3) Adanya keharusan membuat produk yang berkualitas dengan harga yang kompetitif dan pengiriman produk cepat dan tepat waktu. 3) Adanya tren kemitraan (partnership)  yaitu kerjasama antar perusahaan yang bersinergi dan mempunyai tujuan (goal) yang sama, saling percaya dan merupakan ikatan perjanjian jangka panjang. 4) Adanya tren outsorcing (pengalihan kegiatan), yaitu mengalihkan sebagian kegiatan perusahaan yang bukan merupakan bisnis utama kapada pihak ketiga yang kompeten, supaya perusahaan lebih efisien dan fokus kepada bisnis utama (core business). 5) Persaingan tidak lagi antar individu perusahaan, tapi antar jejaring bisnis. 6) Pemenuhan kebutuhan pelanggan yang dinamis.

Manajemen rantai pasok merupakan kegiatan pengelolaan aliran barang terintegrasi dari hulu sampai hilir, berlandaskan tindakan efisiensi dalam jejaring aliran barang yang meliputi supplier, manufacture, warehouse (gudang), transportation, distributor, retailer & customer, bertujuan untuk memproduksi barang berkualitas dengan biaya optimal, peningkatan kinerja dan daya saing serta kecepatan dan ketepatan waktu supply. Apakah sama atau beda antara Manajemen Rantai Pasok dengan manajemen logistik? Bisa sama bisa beda. Persamaannya meliputi 1) melaksanakan kegiatan aliran barang, 2) melakukan kegiatan pemesanan, penyimpanan, pengangkutan dan pengiriman barang, 3) melakukan peningkatan efisiensi pada seluruh rangkaian aliran barang (flow of goods). Sedangkan perbedaannya kalau manajemen logistik mengutamakan pengelolaan aliran barang dalam perusahaan dan berorientasi pada perencanaan dan kerangka kerja serta informasi internal perusahaan. Sementara manajemen rantai pasok mengutamakan pengelolaan aliran barang antar perusahaan,  berorientasi pada perencanaan dan orientasi kerja serta informasi yang terintegrasi antar perusahaan sejak dari hulu (suplier) sampai hilir (customer).

Berikut perusahaan yang telah sukses menerapkan supplay chain meliputi Unilever, Inditex, Cisco Systems, Colgate Palmolive, Intel, Nike, Nestle, Pepsi Co, H&M, Starbucks, 3M, Schneider Electric, Novo Nordisk, HP Inc, L’Oreal, Diego, Samsung Electronic, John & Johnson, Basf, Walmart, Kimberly-Clark, The Coca-cola Co, Home Depot, Adidas dan BMW. (Sumber http://shiftindonesia.com/ini-dia-25-perusahaan-dengan-supply-chain-terbaik/). Mengingat pentingnya Manajemen Rantai Pasok bagi perusahaan, maka ilmu ini dipelajari oleh mahasiswa Prodi Kewirausahaan Amikom Yogyakarta, bahkan termasuk mata kuliah wajib. Demikian semoga bermanfaat, aamiin YRA. (Artikel ini telah tayang di Tribun, Jum’at 02.10.2020)

 

Kaprodi Kewirausahaan


Suyatmi, S.E., M.M.