BERITA

KERANGKA KERJA EMPAT LANGKAH  


2021-03-21

 

 

Bismillaahirrohmaanirrohiim. Pembaca Tribun yang berbahagia, semoga hari ini, Jum’at 8 Januari 2021 lebih baik dari kemarin. Kerangka kerja empat langkah merupakan salah satu alat analisis dalam membantu implementasi strategi samudra biru (blue ocean strategy). Strategi merupakan ujung tombak keberhasilan perusahaan dalam persaingan bisnis. Target strategi yang selalu mengarah pada pencapaian pangsa pasar yang luas, membuat setiap perusahaan berusaha mengembangkan strategi mutakhir.

Strategi samudra biru merupakan salah satu strategi untuk memenangkan pasar dengan meredefinisikan industri sehingga memunculkan pengertian baru dari sudut pandang berbeda. Pengertian baru tersebut akan menjadi pedoman menentukan strategi untuk melompati batasan industri atau pasar yang selama ini dianut. Strategi samudra biru memiliki batu pijak berupa inovasi nilai yang membedakannya dengan strategi samudra merah (red ocean), yang merupakan kebalikan dari blue ocean. Kim dan Mauborgne penemu konsep blue ocean, menyatakan bahwa inovasi nilai diciptakan dalam wilayah dimana tindakan perusahaan secara positif mempengaruhi struktur biaya dan tawaran nilai bagi pembeli. Inovasi nilai merupakan gabungan dari upaya meningkatkan nilai tambah bagi pembeli dan menurunkan faktor biaya dalam waktu yang bersamaan. Strategi samudra biru melalui kerangka kerja empat langkah mampu menjadikan harapan untuk keluar dari pasar yang mulai sempit dan beralih pada pasar baru dimana perusahaan dapat menghindari persaingan ketat seperti yang terjadi pada hampir semua industri.

              Kerangka kerja empat langkah digunakan dalam merancang strategi dimana penciptaan nilai dan biaya rendah dapat dicapai bersamaan. Terdapat empat pertanyaan mendasar dalam membentuk kerangka kerja empat langkah yaitu 1) faktor-faktor apa saja yang harus dihapuskan dari faktor-faktor yang diterima begitu saja oleh industri. 2) faktor apa saja yang harus dikurangi jauh di bawah standar industri. 3) faktor apa saja yang harus ditingkatkan hingga di atas standar industri. 4) faktor apa saja yang belum pernah ditawarkan industri sehingga harus diciptakan.

              Berikut contoh kerangka kerja empat langkah pada bisnis salah satu mahasiswa peserta program permata sakti prodi kewirausahan Amikom Yogyakarta dari salah satu universitas di Palangkaraya, yaitu angkringan Isen Mulang. Isen Mulang adalah slogan dari Kalimantan Tengah yang berarti Pantang Mundur. Kelebihan : harga murah, pelayanan ramah, fasilitas memuaskan,  rasa bumbu yang tidak pernah berubah selalu komitmen dan bentuk kemasan yang sangat milenial. Kelemahan minimnya lahan parkir dan ketidaknyamanan angkringan.

Kerangka Kerja 4 langkah pada angkringan Isen Mulang : 1) faktor yang harus dihapuskan membeli produk seperti sosis dan nugget, diusahakan untuk membuat sendiri. 2) Faktor yang harus dikurangi, a) biaya tenaga kerja, dengan meningkatkan efisiensi tenaga kerja, sehingga dapat memicu pengurangan biaya operasional dan dapat bersaing. b) biaya peralatan, menggunakan peralatan secara efisien agar mengurangi beban operasional. 3) Faktor yang harus ditingkatkan, a) menjaga dan meningkatkan kualitas produk dengan melakukan Quality Control selama proses produksi sampai penjualan. b) mempertahankan brand image positif di benak konsumen. c) membangun hubungan baik dengan pelanggan. d) harga yang lebih kompetitif, e) penggunaan peralatan yang lebih modern 4) Faktor yang belum pernah ditawarkan sehingga harus diciptakan,  a) inovasi produk yang tidak mudah ditiru oleh pesaing, b) inovasi packaging yang belum pernah berubah sama sekali, c) inovasi pemasaran seperti pemesanan online agar dapat memberikan kemudahan bagi konsumen untuk melakukan pemesanan produk. Demikian semoga bermanfaat, aamiin YRA. (Artikel ini telah tayang di Tribun pada, Jum’at, 08.01.2021)

 

Kaprodi S1 Kewirausahaan

Suyatmi, S.E., M.M.