BERITA

ENTREPRENEUR TIK (TEKNOLOGI INFORMASI dan KOMUNIKASI)


2021-05-30

 

Bismillaahirrohmaanirrohiim, pembaca Tribun yang berbahagia, semoga hari ini Jum’at 28.05.2021 lebih baik dari kemarin. Penciptaan entrepreneur atau kewirausahaan menjadi alternatif solusi atas berbagai masalah di masyarakat seperti kemiskinan dan kesenjangan sosial, meningkatnya pengangguran usia produktif dan menipisnya cadangan pasokan energi, yang kesemuanya menuntut adanya tindakan kreati dan inovatif.  Jiwa kewirausahaan bukan hanya sebatas kecerdasan akademik dan ketrampilan menghasilkan produk, tetapi juga jiwa dinamis dalam menangkap tantangan dan resiko, kemudian mengubahnya menjadi peluang dan potensi pertumbuhan. 

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, pengelolaan dan penyampaian atau pemindahan informasi antar sarana atau media. TIK juga merupakan  studi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer untuk menyimpan, menganalisis dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan dan gambar. TIK terdiri dari 2 aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan alat bantu, manipuasi dan pengelolaan informasi. Teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untu memproses dan menstransfer data dari perangkat yang satu ke yang lainnya.

Beberapa bisnis mahasiswa Prodi S1-Kewirausahaan telah menggunakan TIK. Salah satunya Dewi Media Lestari dan YCA Indonesia. Dewi Media Lestari merupakan bisnis bidang ekonomi kreatif yang fokus memberikan layanan seminar kit di Jogja.  One stop solution for your promotional need merupakan taglinenya. Hari ini mbak Dewi selaku founder dan direktur, menjadi pembicara kewirausahaan di Universitas Bangka Belitung dan beberapa waktu yang lalu bersama dengan penulis menjadi pembicara workshop kewirausahaan di LLDIKTI  Wilayah 5 Yogyakarta. Pada waktu yang bersamaan Dewi Media Lestari juga harus Presentasi penjurian ASMI (Akselerasi Startup Mahasiswa Indonesia). Wow…. Keren ya…

Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik mengadakan roadshow Identik (Indonesia Entrepreneur TIK) di Yogyakarta dengan co-host Universitas Amikom Yogyakarta. Road show ini dilaksanakan Kamis dan Jumat hari ini. Ada 6 kategori yang dikompetisikan, yaitu Publik Sektor, Corporate Social Responsibility, Digital Conten, Privat Sektor, Startup Company dan Riset and Development.

Publik Sektor, merupakan perangkat lunak, perangkat keras atau kombinasi keduanya yang dapat membantu operasional pemerintahan untuk lebih efisien, efektif, transparan dan hemat biaya, atau memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Privat sektor : Produk TIK melayani kebutuhan sektor swasta seperti aplikasi industry, e-logistik dan SCM (Supply Chain Management), aplikasi industry keuangan, komunikasi, e-healt serta pariwisata dan perhotelan. Digital conten, adalah produk perangkat lunak, perangkat keras atau kombinasi keduanya dengan eleman suara, video, teks, gambar untuk menunjukan berbagai bentuk hiburan menggunakan teknologi mutakhir seperti internet atau berbasis mobile. Bila karya TIK digunakan untuk membantu masyarakat dalam pemenuhan hak dan kebutuhan kelompok tertentu, atau untuk meningkatkan kesejahteraan, kualitas hidup dan standar hidup masyarakat dengan tujuan akhir menjempatani kesenjangan digital, maka masuk kategori Corporate Social Responsibility.

Startup companies merupakan perusahaan baru yang  mengembangkan Produk Teknologi Informasi dan Komunikasi inovatif, dengan kriteria berusia kurang dari 3 tahun dan bukan anak perusahaan dari perusahaan mapan. Bila perusahaan telah berusia lebih dari tahun maka masuk kategori privat sektor. Tapi apabila produk TIK yang dikembangkan oleh perusahaan belum berumur 3 tahun dan  belum pernah dijual, maka termasuk kategori Riset and development. Demikian semoga bermanfaat. (Artikel ini telah tayang di tribun pada Jum’at 28.05.2021)