BERITA

ECOMMERCE


03 Sep 2019

Bismillaahirrohmaanirrohiim. Pembaca Tribun yang berbahagia, semoga hari ini Jum’at 30.08.2019 lebih baik dari kemarin. Bulan Agustus merupakan bulan sibuk bagi salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Amikom Yogyakarta. Sebut saja UKM Amikom Computer Club (AMCC). AMCC dipercaya oleh Universitas untuk mengelola kegiatan Introduction To Computer (ITC), mulai dari persiapan, penyusunan materi pelatihan, pendaftaran sampai dengan memberikan pelatihan komputer serta memberikan sertifikat bukti keikutsertaan kegiatan. Persiapan kegiatan ini telah dimulai sejak pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dibuka sekitar bulan Januari 2019. Dan di bulan ini, AMCC melaksanakan kegiatan itu. ITC merupakan kegiatan tahunan yang sifatnya wajib bagi semua mahasiswa baru Amikom. Di ITC mahasiswa baru dapat memilih materi yang ditawarkan disesuaikan dengan minatnya diantaranya desain grafis, office management, mobile development dan e-commerce. Apa itu e-commerce?

                Sistem e-commerce sendiri sudah ada sejak kurang lebih 60 tahun yang lalu, khususnya sejak ada pengiriman pesan secara elektronik saat pelaksanaan Berlin Airlift pada tahun 1948 hingga 1949. E-commerce mulai dikenal sejak komputer mulai banyak digunakan. Amikom merupakan kampus komputer yang pada awal berdiri memiliki slogan “unggul dalam trend teknologi informasi” dan berbasis entrepreneurship. Ditargetkan 30% lulusan menjadi pengusaha. Kini Amikom menjadi kampus favorit dan bergengsi bagi generasi millenial di Indonesia. E-commerce membantu para pengusaha meningkatkan penjualannya melalui internet. Karena dunia bisnis dan teknologi informasi selalu berkembang, maka tak mudah menentukan dimensi e-commerce yang sebenarnya. Menurut Vladimir Zwas dalam buku Business Model Navigator, e-commerce adalah aktivitas berbagai informasi bisnis, mempertahankan hubungan bisnis, dan melakukan transaksi bisnis menggunakan jaringan telekomunikasi. Selain mencakup penjualan barang dan jasa dengan cepat, e-commerce juga mencakup dukungan dan layanan pelanggan.

                Salah satu perusahaan yang telah sukses menerapkan model bisnis e_commerce adalah amazon.com. Perusahaan ini didirikan oleh Jeff Bezos pada tahun 1994. Penjualannya mencapai 74,45 Miliar dolar AS pada tahun 2013, menjadikan amazon sebagai perusahaan termahal di dunia. Amazon ingin mempersembahkan apa pun bagi siapapun di seluruh dunia, hal itu diaplikasinya dilogonya yang berbentuk senyuman dari A sampai Z. Perusahaan e-commerce di Indonesia yang sudah sukses diantaranya OLX, tokopedia, bukalapak, blibli, blanja.com, tiket.com, lazada, elevania, dan shoope. Berikut ini jumlah karyawan yang dimiliki oleh beberapa perusahaan e-commerce : tokopedia (3,144 karyawan), shopee (3,017 karyawan), bukalapak (2,289 karyawan), lazada (2,289 karyawan) dan blibli (1,372 karyawan).

                Pola bisnis e-commerce memiliki banyak potensi. Sistem ini telah mengubah cara orang berbelanja dan hampir semua transaksi Bisnis to Bisnis (B2B) maupun transaksi Bisnis to Costumer (B to C) kini dapat dilakukan secara online. Customer atau pelanggan mendapat manfaat dari pencarian barang dan jasa secara online, yaitu dapat membandingkan harga, menghemat waktu dan biaya perjalanan, dan mendapatkan harga yang lebih murah. Sedangkan perusahaan mendapat manfaat dengan menyediakan barang dan jasa secara online, yaitu tidak memerlukan perantara, gerai pengecer dan iklan biasa yang tidak focus pada pelanggan tertentu. Manfaat lain yakni data yang berukuran besar serta penggunaan data pencarian dan transaksi tentu menjanjikan. Demikian, semoga bermanfaat, amin YRA. (sumber : Tribun Jogja, 29 Agustus 2019).

Kaprodi Kewirausahaan,

Suyatmi, SE., MM.