BERITA

KEKAYAAN INTELEKTUAL


28 Jun 2019

Bismillaahirrohmaanirrohiim. Pembaca Tribun yang berbahagia, semoga hari ini Jumat
14.06.2019 lebih baik dari kemarin. Kita memiliki rumah, kendaraan, tanah, emas, uang yang
banyak itu merupakan kekayaan yang menjadi hak milik kita. Kekayaan tersebut secara fisik
dapat kita lihat. Lalu apa itu kekayaan intelektual? Kekayaan intelektual atau Hak Kekayaan
Intelektual (HKI) atau hak milik intelektual adalah padanan kata dari Intellectual Property Rights
(IPR) yaitu hak yang timbul dari hasil olah pikir untuk menghasilkan suatu produk atau proses
yang berguna bagi manusia. Pada intinya kekayaan intelektual adalah hak untuk menikmati
secara ekonomis hasil dari suatu kreativitas intelektual. Obyek yang diatur dalam kekayaan
intelektual berupa karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia.
Hak kekayaan intelektual meliputi Paten, Merek, Desain Industri, Hak Cipta, Merek Dagang,
Indikasi Geografis dan Desain Tata Letak Terpadu.
Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada penemu (inventor) atas
penemuannya (invensi) di bidang teknologi, yang selama waktu tertentu melaksanakan sendiri
invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk
melaksanakannya invensinya (UU RI No 14 Tahun 2001 Ps 1 Ayat 1). Merek adalah tanda yang
dapat ditampilkan secara grafis berupa gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, susunan warna,
dalam bentuk 2 (dua) dimensi dan/atau 3 (tiga) dimensi, suara, hologram, atau kombinasi dari 2
(dua) atau lebih unsur tersebut untuk membedakan barang dan/atau jasa yang diproduksi oleh
orang atau badan hukum dalam kegiatan perdagangan barang dan/atau jasa. Merek berfungsi
untuk 1) tanda pengenal untuk membedakan hasil produksi. 2) Alat promosi. 3) Jaminan atas
mutu barang. 4) Penunjuk asal barang/jasa dihasilkan. Desain industri adalah suatu kreasi
tentang bentuk, konfigurasi atau komposisi garis atau warna atau garis dan warna atau
gabungan daripadanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan
estetis dan dapat diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi serta dapat dipakai
untuk menghasilkan suatu produk, barang, komoditas industri atau kerajinan tangan.
Hak cipta adalah hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip
deklarasi setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi pembatasan

sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ciptaan yang dilindungi meliputi : 1)
buku, program komputer, pamflet, perwajahan (lay out) karya tulis yang diterbitkan dan semua
hasil karya tulis lain. 2) ceramah, kuliah, pidato, dan ciptaan lain yang sejenis dengan itu. 3) alat
peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan. 4) lagu atau musik
dengan atau tanpa teks. 5) drama atau drama musikal, tari, koreografi, pewayangan dan
pantonim. 6) seni rupa dalam segala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi,
seni pahat, seni patung, kolase dan seni terapan. 7) arsitektur. 8) Peta. 9) seni batik. 10)
fotografi. 11) terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, dan karya lain dari hasil
pengalihwujudan.
Kekayaan intelektual dipelajari di Universitas Amikom Yogyakarta khususnya Program
Studi Kewirausahaan, di mata kuliah Pengantar Ekonomi Kreatif semester 1 dan di mata kuliah
Online Business 4 (HKI) semester 5. Sampai saat ini Universitas Amikom telah memiliki lebih
dari 238 HKI. Kalau ada pertanyaan siapa bintang film terkaya di dunia ? jawabnya Mickey
Mouse. Kekayaan yang dimiliki oleh pencipta Mickey Mouse dihasilkan dari HKI. Demikian
semoga bermanfaat. Amin Amin YRA.

(sumber : tribun jogja, 14-06-2019)

 

Kaprodi Kewirausahaan 

Suyatmi, SE., MM.