BERITA

The Amikom Way


28 Oct 2019

Bismillaahirrohmaanirrohiim. Pembaca Tribun yang berbahagia, semoga hari ini Jum’at 11.10.19 lebih baik dari kemarin. Artikel hari ini sangat spesial karena bertepatan dengan hari ulang tahun Amikom ke-25. Saya bangga menjadi bagian dari Amikom Yogyakarta. Universitas Amikom Yogyakarta merupakan perubahan bentuk dari STMIK “AMIKOM Yogyakarta”, yang terkenal dengan “Tempat Kuliah Orang Berdasi”. STMIK AMIKOM Yogyakarta pun merupakan perubahan bentuk dari AMIK “AMIKOM Yogyakarta”. AMIK “AMIKOM Yogyakarta” merupakan pengembangan dari IMKI (Program Profesi Komputer Satu Tahun “PPKS”). Saya merupakan salah satu pesertanya. Kini Amikom Yogyakarta memiliki tanah cukup luas, gedung 7 unit, ruang kelas modern, laboratorium keren, kantin ala café, semua aktivitas terpantau CCTV, free Wifi. Dosen kompeten, layanan berbasis IT. Jumlah karyawan lebih dari 270 orang dan jumlah dosen lebih dari 400 dosen, jumlah mahasiswa lebih dari 11.000. Prestasi internasional lebih dari 70 dan nasional lebih dari 160 prestasi. Apa sih kunci suksesnya……? berikut ulasannya.

Spiritual Quotient (SQ) atau kecerdasan spiritual sebagai landasan dalam berorganisasi. Hakekat dari Spiritual Quotient disandarkan pada kecerdasan jiwa. Kecerdasan ini melahirkan kemampuan untuk menemukan makna hidup, serta memperluas budi pekerti. Tujuan hidup manusia adalah beribadah kepada Allah SWT. Amikom senantiasa menekankan kepada semua karyawannya bahwa bekerja adalah ibadah. Amikom senantiasa berusaha memberikan kemudahan-kemudahan kepada stakeholders. Saya masih ingat ketika pertama daftar IMKI, pada waktu itu uang saya kurang untuk membayar registrasi. Amikom memberikan kemudahan kepada saya untuk dapat mengangsur. Budaya ini sampai sekarang masih dilestarikan. Bukti lain, bila ada calon mahasiswa baru yang sudah membayar biaya kuliah, tapi tidak jadi kuliah di Amikom karena diterima di PTN, semua biaya registrasi yang sudah dibayarkan dikembalikan 100%.

            Menciptakan mimpi, merupakan kunci kesuksesan berikutnya. Waktu masih berbentuk Akademi sekitar tahun 1994. Kampus Amikom berupa rumah yang dikontrak dan sedikit dimodifikasi sesuasi kebutuhan. Pada waktu itu Amikom mempunyai mimpi “Menjadi Perguruan Tinggi Komputer Terbaik di Indonesia”. Mimpi berikutnya ingin mempunyai gedung megah seperti mall, Amikom membuat gambar gedung megah bagaikan mall lalu di pigura dan dipajang di front office. Saat ini masih terus bermimpi, “menjadi PT unggulan dunia dalam bidang ekonomi kreatif yang berbasis entrepreurship serta menebar kebajikan”.

            Analisis diri dan lingkungan, merupakan kunci kesuksesan ketiga dari Amikom Yogyakarta. Setiap hari Jumat, Amikom rutin mengadakan rapat pimpinan untuk mendiskusikan perencanaan, pelaksanaan maupun evaluasi dari semua fungsi manajemen. Bahkan Amikom setiap satu tahun sekali mengadakan dialog antara mahasiswa dengan lembaga. Amikom terus menerus melakukan evaluasi dan instrospeksi diri untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas.

            Rahasia sukses organisasi salah satunya ditentukan dari pemimpinnya. Kami sangat bersyukur punya pemimpin yang sangat luar biasa, berjiwa entrepreneur, muda dan visioner serta kharismatik. Beliau selalau menjadi contoh,  bukan sekedar memberi contoh.

            Terimalah kegagalan menjadi pelajaran. Terkadang sesuatu yang kita dapatkan, belum sesuai dengan yang diharapkan. Hal itu disikapi dengan sikap mental positif bahwa setiap kegagalan ada sisi positifnya dan terus melakukan koreksi serta perbaikan, tidak menyalahkan orang lain, terus bekerja pantang menyerah.

Insya Allah dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja iklas lillahita’ala, Insya Allah kita diberi kesuksesan. Bila dijadikan satu, kunci sukses tersebut membentuk kalimat Smart in.  Smart in University merupakan The Amikom Way atau kunci sukses Amikom Yogyakarta. Demikian semoga bermanfaat, aamiin YRA. (Artikel ini telah tayang di Tribun Jogja pada hari jumat, 11.10.19)

 

Kaprodi Kewirausahaan

 

Suyatmi, SE., MM.