BERITA

THE POWER OF IKHLAS


15 Jul 2019

Bismillaahirrohmaanirrohiim. Pembaca Tribun yang berbahagia, semoga hari ini Jumat
05.07.2019 lebih baik dari kemarin. Alhamdulillahirobbil’alamin, beberapa hari yang lalu saya
berkesempatan menghadiri undangan silaturahmi dari Wahyu Austin Roemah Pastri.
“Barangsiapa yang senang diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia
menyambung hubungan silaturahmi” (al-hadits). Wahyu Austin Roemah Pastri adalah gerai
rumahan yang beralamatkan di Perum Taman Cemara Blok G No.1 Maguwoharjo Depok Sleman
Yogyakarta. Pada acara silaturahmi tersebut saya bertemu para pengusaha dan pimpinan
perusahaan yang merupakan teman dari Bapak Agus dan Ibu Tutik selaku tuan rumah sekaligus
pendiri. Acara tersebut sudah rutin diselenggarakan tuk menyambung dan merawat
silaturahmi. “Acara ini murni silaturahmi bu Yatmi…bukan ajang untuk promosi” kata Pak Agus.
Tidak ada acara formal, yang ada hanya makan dan ramah tamah. Makanan yang disajikan pun
produk-produk Wahyu Austin Roemah Pastri dan produk tamu undangan yang sengaja dipesan
untuk jamuan. Ada pula tamu undangan yang inisiatif membawa produknya sebagai tanda kasih
tuan rumah dan sama tuan rumah langsung disajikan. Sehingga suasanya menjadi silaturahmi
entrepreneur. Tak heran, karena Pak Agus juga sudah bergabung di Perkumpulan Pengusaha
Makanan dan Minuman Yogyakarta.
Wahyu Austin Roemah Pastri dirintis pada tahun 2004 yang pada waktu itu pendiri
masih berstatus sebagai Chef hotel di Yogyakarta, sehingga diperlukan perjuangan dan
pengorbanan yang sangat besar. Dari kerja kerasnya pesananpun bertambah, akhirnya Pak
Agus dan Bu Titik fokus mengembangkan bisnisnya alias tidak lagi bekerja di hotel. Pak Agus
tidak melakukan promosi besar-besaran, tapi produknya sangat kondang atau populer mulai
kalangan ibu rumah tangga, pengusaha, dosen, instansi, kafe-kafe, kedai kopi besar di Indonesia
hingga Sri Sultan Hamengkubuwono X. Apa sich rahasianya?
Pertama, selalu menjaga kualitas produk dan layanan. Produk Wahyu Austin Roemah
Pastri diantaranya roll cake, pie, puff, pudding, dessert, cookies, dll. Produk dibuat dengan
bahan baku berkualitas dan mempertahankan citarasa rumahan khas Wahyu Austin. Walaupun
harganya tergolong agak mahal, tapi pelanggan puas dengan kualitas dan rasanya. Sehingga
setiap hari ramai dikunjungi pelanggan.
Kedua, senantiasa yakin dan percaya bahwa rezeki Tuhan yang mengaturnya. Ujian slalu
datang, mulai dari merintis, mengembangkan bahkan sampai pada suatu keyakinan bahwa
bisnis itu akan sukses. Ujian yang kerap kali dialami diantaranya ada pelanggan yang tega tak
membayar hasil jerih payah mereka. Sehingga harus kuat menghadapi dan menjalaninya dan
dijadikan sebagai pengalaman berharga serta pembelajaran.
Ketiga, proses pembuatannya dilakukan dengan ikhlas dari hati, hasilnya baik dan
maksimal serta yang menikmatinyapun akan merasa enak. Kekuatan ikhlas (the power of ikhlas)
dapat menggerakkan para pelanggan Wahyu Austin Roemah Pastri menceritakan dan bahkan

memberikan rekomendasi kepada saudara, teman, kenalan tuk mengkonsumsi produk-produk
Wahyu Austin Roemah Pastri. Kini pelanggannya tidak hanya individu tapi juga sejumlah
instansi dan kafe-kafe atau kedai kopi besar di Indonesia. The Power of ikhlas tersebut yang
biasa kita kenal dengan istilah “promosi dari mulut ke mulut atau gethok tular”. Sekian semoga
bermanfaat, amin amin YRA. (Sumber : Tribun 5 Juli 2019)

 

Kaprodi Kewirausahaan

 

Suyatmi, SE., MM.